Call Center Darurat 112 Gresik, Efektif kah ?

Raja Kreatif, Call Center 112 Gresik, Efektif kah ? | Pada Artikel yang Anda baca kali ini dengan judul call center 112 Gresik, efektifkah ?. Kami telah mempersiapkan artikel tentang call center 112 Gresik dengan baik untuk Anda baca dan ambil informasi didalamnya. Pemerintah Kota Gresik mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan layanan Call Center 112. Mudah-mudahan isi postingan call center 112 Gresik yang kami tulis ini dapat Anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Call Center 112 Gresik Bukan Untuk Main-Main

Call Center Darurat 112 Gresik, Efektif kah ?

Gresik merupakan salah satu penyangga utama kota Surabaya. Sebagai kota penyangga Surabaya, gresik memiliki berbagai macam permasalahan. Ditambah dengan jumlah masyarakat kota santri ini yang kurang lebih dari 2 juta jiwa. Salah satu permasalahannya ialah tingginya tingkat kejahatan.

Dari seluruh tindak kejahatan yang terjadi, tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan (cuti), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jadi tindak kejahatan yang sangat banyak dilakukan. Tercatat tindak kejahatan curas umumnya terjadi di jalan umum beberapa kali dengan modus perampasan, sebaliknya untuk tindak kejahatan curat biasanya terjadi di wilayahnya permukiman dengan modus perusakan kunci.

Pelayanan call center 112

Tidak hanya masalah kriminalitas, tingkat kebakaran di Gresik juga masih tinggi. Pemadam kebakaran cuma diberi durasi 7 menit untuk ke lokasi kebakaran untuk mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) saja membutuhkan durasi 27 detik.

Ada pula permasalahan lain, yakni waktu tempuh ambulans dalam penanganan pasien gawat darurat. Ambulans merupakan alat transportasi yang penting dalam penanganan sesuatu kejadian sanggup beroperasi dengan cara efisien serta efektif.

Berdasarkan situasi lapangan, korban meningkat parah karena kesalahan teknis Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (P2GD), keterlambatan tenaga kedokteran ataupun ambulans datang di tempat kejadian. Ambulans diharapkan bisa tiba secepat mungkin untuk menghindari bertambah parahnya luka ataupun sakit yang diderita korban.

Pelayanan institusi kepolisian di Jawa Timur nyatanya banyak dikeluhkan oleh warga. Terdapat 5 perihal yang dikeluhkan oleh warga terpaut jasa kepolisian. Awal lambatnya jasa, kekerasan dalam investigasi, eksklusif, diskresi kelewatan, serta penggelapan.

Di Jawa Timur 5 masalah itu banyak dikeluhkan oleh warga. Ditemui sebesar 80% perkara itu terjalin di aspek Reserse Pidana (RESKRIM). Keluh kesah terpaut lambannya jasa itu memanglah besar dalam rasio jumlah, hal relitasinya serta sedang menginginkan pembuktian. Karena, dapat saja lambatnya penindakan masalah itu karena sedikitnya saksi, fakta, serta serupanya.

Tidak hanya itu, layanan publik berupa panggilan seperti layanan emergency call 112 ternyata sangat dibutuhkan di Indonesia. Menurut Asisten Operasional Polri terdapat 3 hal yang dibutuhkan, seperti panggilan ambulans kesehatan, pemadam kebakaran, serta bantuan keamanan kepolisian. 3 hal itu yang belum dimiliki di Indonesia.

Bila diamati dari sisi masyarakat Indonesia, nomor telepon darurat sangat penting untuk disimpan di smartphone. Namun banyak orang yang tidak peduli serta merasa nomor itu tidak penting buat disimpan. Akhirnya, disaat terjadi keadaan darurat, misalnya terdapat kebakaran, penculikan, kecelakaan, bencana alam atau hal yang lainnya terjadilah keterlambatan penindakan korban oleh aparat ataupun pihak yang berwenang.

Situasi di luar negeri serta di Indonesia sangatlah berbeda juga. Di negara lain, contohnya Amerika Serikat nomor telepon darurat cuma satu jalur saja yakni 911 karena nomor tersebut merupakan nomor universal serta bisa melayani informasi warga dalam situasi darurat apapun.

Sayangnya, di Indonesia terlambat sadar akan hal tersebut. Sehingga saat itu nomor telepon darurat berbeda-beda untuk tiap pelayanan penindakan kondisi darurat. Oleh sebab itu, akan lebih bagus bila semua nomor darurat disimpan oleh masyarakat Indonesia.

Lalu terdapat satu contoh kasus di Bali, penderita RSUD Negara Kabupaten Jembrana meninggal dunia akibat ambulans yang akan membawanya ke RSUP terlambat datang. Pasien wajib menunggu sampai 4 jam baru ambulans datang. Hal ini terjadi karena jarak antara RSUD serta posisi pasien berjarak sangat jauh, yakni 125 km.

Di Jakarta juga terjadi kebakaran seperti itu besar di wilayah Jalan Bangka XI Mampang Prapatan. Mobil pemadam kebakaran terlambat mematikan api karena terjebak macet di jalan, sirene yang dibunyikan tidak sanggup menembus kemacetan tersebut. Bisa jadi jarak antara basecamp pemadam kebakaran dengan posisi juga jauh.

Negara mengeluarkan pasal 134 mengenai pengguna jalan yang mendapatkan hak utama buat didahulukan sesuai dengan ketentuan. Akan namun masih banyak orang- orang menyalahgunakan hak itu. Malah mereka memakai hak itu untuk mendahulukan kepentingan diri sendiri dari pada orang yang lebih membutuhkan.

Sempat viral di media sosial kalau mobil ambulans yang lagi bawa orang sakit terpaksa harus diberhentikan serta harus mengalah dengan iring- iringan kepolisian yang nyatanya mereka membawa tim sepak bola, maka dari itu berikut 7 kendaraan yang sanggup prioritas jalan:

  • Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.
  • Ambulans yang mengangkut orang sakit.
  • Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
  • Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
  • Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
  • Iring-iringan pengantar jenazah.
  • Konvoi dan atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Solusi ini sudah diterapkan oleh negara tetapi masyarakat Indonesia masih belum bisa sepenuhnya mengaplikasikan pasal tersebut dengan baik, maka butuhnya solusi yang lebih agar dapat menangani masalah darurat dengan cepat, baik dari pihak polisi, ambulans, dan pemadam kebakaran.

Baca Juga: [Field Report] FGD Layanan Panggilan Darurat “Call Center 112” Kab. Gresik

Penutup

Mengurangi tingkat kriminalitas, kebakaran, dan kematian di Kota Gresik. Di mana apabila masyarakat membutuhkan polisi, pemadam kebakaran, atau ambulans lalu memanggilnya dengan nomor darurat ini secara tidak langsung sudah menghemat waktu sehingga korban tidak perlu menunggu lama.

Berkurangnya tingkat kriminalitas, kebakaran, dan kematian di Kota Gresik. Jika masyarakat Kota Gresik memanfaatkan call center 112 ini, maka akan menolong korban dapat ditangani dengan cepat sehingga kualitas Kota Gresik akan menjadi lebih baik.

Memanfaatkan call center 112, mungkin Anda masyarakat Kota Gresik juga dapat menjadi relawan dengan menolong orang lain yang sedang dalam bahaya.

Leave a Comment

Chat
Chat